Pages

Monday, 6 June 2011

SAYA -part 1 : lelaki bercelak

ehh?? uhh?? woohhh??? 

"guys with eyeliner?? he must some kind of gay boy??"
 ade jugak yang kalo nampak laki2 ni pakai celak...mule lah...

"budak laki uh cam betine jeh pakai celak!! iyuu~~...."
"gothic n emo ni nonsense je, ni jez fesyen yang skang da lenyap dah, bukan musim lagi"


memang ah nampak pelik bile ade laki2 yang macho gitu...pakai make up....eye liner plak uh. yela selalu nye pompuan je yang nak hias diri dorang tuh...ape ye orang cakap nak cantik??? nak vogue gitu...


sebenarnya memakai celak mata adalah sunnah Rasulullah S.A.W..dan di sunnat bagi kaum adam sahaja.Menurut ustat tempat saya bertafaqquh tentang hukum memakai celak bagi wanita,jatuh hukum haram apabila dipakai ketika keluar daripada rumah.kerana celak yang dipakai adalah satu perhiasan.hanya boleh dipakai ketika bersama suami dan ketika berada dirumah..ALLAHUAA'LAM 


kalo nak lebih kepastian cube tengok ni 

jadi jelas la menunjukkan tiada salahnye kalau lelaki ni bercelak..tapi jangan la sampai nak menyerupai perempuan pulak an???


“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan melaknat wanita yang menyerupai laki-laki”
Adapun memakai celak, maka tidak mengapa. Karena memakai celak itu disyari’atkan bagi laki-laki dan wanita dengan kadar yang sama. Maka seorang laki-laki boleh memakai celak pada kedua matanya. Dan celak itu baik dan bermanfaat. Terdapat hadits: “Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam biasa memakai celak ”. Maka hukumnya boleh. (Majmu’ Fatawa Syaikh Ibn Baz, 29/48)


 dalam hadith juge ade menyebut mengenai hukum bercelak ni..  

Ibnu Majah meriwayatkan hadis bahawa Rasulullah SAW bersabda, maksudnya: “Hendaklah kamu memakai celak mata, kerana dapat menerangkan (menyihatkan) mata dan menyuburkan bulu mata” – (At Tibbun Nabawi)
Dalam hadis lain dari Ibnu Abbas, bahawa Rasulullah SAW bersabda, maksudnya; “Rasulullah SAW mempunyai bekas celak mata khas. Apabila mencelak matanya, Baginda SAW menyapu sebanyak tiga kali” – (Ibnu Majah – At Tibbun Nabawi)

baca bawah ni pulak...
“Bercelak dengan tujuan menghiasi mata apakah disyaratkan untuk laki-laki ataukah hanya untuk wanita saja? Yang nampak bagiku hal tersebut disyaratkan bagi wanita saja. Adapun lelaki, tidak ada keperluan untuk berhias dengannya


Namun ada pula ulama yang berpendapat hal ini pula disyariatkan bagi laki-laki dengan berdalil dengan sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika ada sahabat yang bertanya ”Bolehkah jika kami gemar memakai sandal dan pakaian yang bagus?” Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan mencintai keindahan”. Pendapatku, jika pada mata seorang lelaki terdapat penyakit yang membutuhkan celak untuk penyembuhannya maka hal ini disyariatkan, namun bila tidak ada kebutuhan maka tidak disyariatkan” (Syarhul Mumthi’, 1/129)

“Bercelak ada 2 macam, yang pertama bercelak untuk menguatkan pandangan, mengobati rabun, atau untuk membersihkan pandangan mata tanpa bermaksud untuk berhias maka tidak mengapa, bahkan ini dianjurkan. Karena Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menggunakan celak pada kedua mata beliau. Lebih baik lagi jika memakai itsmid.

Jenis kedua, bercelak dengan tujuan untuk berhias. Jenis ini berlaku bagi wanita. Karena seorang wanita dianjurkan mempercantik diri untuk suaminya. Adapun bagi laki-laki, terdapat beberapa pertimbangan dan aku tawaqquf dalam hal ini. Namun perlu dibedakan antara lelaki yang masih muda dengan lelaki yang sudah tua. Bagi pemuda yang dikhawatirkan dapat menimbulkan fitnah jika bercelak, maka sebaiknya tidak dilakukan. Sedangkan orang yang sudah tua, tidak dikhawatirkan lagi dapat menimbulkan fitnah maka tidak dilarang.” (Fatwa Syaikh Al Utsaimin dalam As’ilah Al Usroh Al Muslimah)
untuk maklumat lanjut baca ni





No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...